Ratusan massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banjarmasin, Selasa (9/12) sekitar pukul 11.00 WITA Pagi, menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin. Kedatangan rombongan yang dipimpin Madrosul itu, bermaksud menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat terkait ketidakpuasan atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dirasa memberatkan. "Kita minta anggota dewan mendesak agar DPR RI serius menggunakan hak interpelasi, untuk membatalkan harga BBM yang memberatkan," teriak pengunjuk rasa. Namun sayangnya, kedatangan pengunjukrasa hari itu, hanya disambut Plt Sekretaris DPRD setempat yang dijabat Kabag Tata Usaha, Fitri Zulfakar SE didampingi Kabag Protokol dan Layanan Aspirasi, Hj Siti Nurhasanah SH. Fitri Zulfakar SE pada pendemo menjelaskan, bahwa sebagian anggota dewan saat ini sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) keluar daerah. Sedang dua Komisi lainnya sedang melakukan inspeksi mendadak (sidak) disuatu instasi pemerintah daerah di provinsi ini. Namun begitu dia berjanji akan menyampaikan aspirasi kawan-kawan semua. " Aspirasi kalian semua, sementara saya tampung dan sesegeranya akan kami sampaikan pada pimpinan dewan," kata Fitri Zulfakar SE. Fitri Zulfakar SE menyebutkan bahwa pihaknya sangant menghargai dan mengapresiasi upaya para aktivis itu didalam membela kepentingan rakyat. Sehingga dia berjanji akan sesegeranya menyampaikan pada pimpinan. Sementara itu, koordinator lapangan KAMMI, Madrosul, menyebutkan bahwa unjukrasa yang digelar pihaknya hari itu, berkaitan dengan hari Anti Korupsi yang jatuh pada tanggal 8 Desember 2014 ini. Momentum hari itu digunakan sekaligus menyampaikan aspirasi, kepada institusi hukum yang ada seperti Kejati, Polda Kalsel. posted by : Reza - admindma1 on 09/12/2014
Source: http://dprd-kalselprov.go.id/berita/detail/BRT1412013
Di salin DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar